Liputan13.com- Sejujurnya, istilah tentang SEOPintax belum pernah aku dengar sebelumnya. Istilah ini hanya buatan tentang pribadi sebagai kolaborasi antara istilah SEO dan Spintax. Sebuah kolaborasi yang sebenarnya tampak dipaksakan mengingat ada sebagian kita yang menganggap spintax bukanlah bagian dari SEO.

SEO, sebagaimana dipahami bersama, merupakan singkatan dari Search Engine Optimization. Sebuah teknik mengoptimasi halaman web yang tujuan akhirnya bagaimana meraih posisi terbaik (halaman satu) di mesin pencari. Juga umum diketahui bahwa secara garis besar, SEO terbagi menjadi dua yakni white hat dan black hat di mana keduanya punya kaidah, tahapan dan tentu saja praktisinya masing-masing.

 

Adapun spintax, berasal dari kata spinning syntax, secara sederhana dapat dikatakan sebagai sebuah teknik membuat variasi kalimat atau artikel sebanyak-banyaknya dari satu bahan atau sumber. Inti dan maksud kalimat atau artikel tersebut sama, namun pilihan katanya yang berbeda, tergantung seberapa banyak sinonim kata yang digunakan.

Penguasaan Sinonim sebagai Kunci Utama Spintax

Bagi yang ingin melakukan spintax maka perlu menyiapkan beberapa hal seperti data wilayah dan sebagainya. Tapi dari semua itu yang paling utama adalah penguasaan sinonim atau persamaan kata. Jika ingin spintax dalam bahasa Inggris maka usahakan punya vocabulary yang banyak. Sebaliknya, jika ingin spintax dalam bahasa Indonesia maka kuasai sinonim katanya.

Agar mudah dipahami, berikut contoh spintax sederhana yang dibuat dalam bahasa Indonesia:

{Saya|Aku} {mau|hendak|ingin} {makan|menyantap} {bakso|mie ayam|pecel} {di} {warung|restoran} {terdekat}.

Dari baris spintax di atas bisa diketahui bahwa kata saya dan aku mempunyai arti yang sama. Demikian juga dengan kata mauhendak dan ingin. Kata-kata tersebut dipisahkan dengan tanda | yang nantinya berguna saat proses pemilihan kata. Untuk masing-masing pilihan kata diawali dengan tanda { dan ditutup dengan tanda }.

Oia, tanda-tanda tersebut, seperti tanda |, tanda { dan tanda }, sebetulnya bisa diganti dengan tanda lain seperti tanda # atau tanda lainnya. Tinggal nanti disesuaikan dengan baris-baris koding yang biasanya dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP.

Gunakan Kamus

Di dunia ini, tak ada manusia yang perbendaharaan katanya melebihi sebuah kamus. Karena itu, bagi yang ingin belajar spintax, carilah kamus dan sering-seringlah membukanya. Dengan begitu, penguasaan kata lambat laun kian banyak dan makin kaya.

Mana yang lebih bagus, kamus online atau offline? Kedua-duanya sama bagusnya. Kalau tidak punya kamus offline maka cukup gunakan kamus online. Yang jelas, semakin banyak kosakata yang dikuasai niscaya akan makin variatif spintax yang dihasilkan dan makin bagus artikelnya.

Latihan dan Praktik

Konon, salah satu cara cepat menguasai sesuatu adalah dengan berlatih dan mempraktikkan sesuatu tersebut. Demikian pula halnya dengan spintax. Cobalah berlatih membuat spintax dari satu paragraf misalnya. Bila sudah lihat hasilnya dengan spintax generator atau spintax tool. Percayalah, saat kita rajin berlatih seraya sering membuka kamus, niscaya kosakata akan menjadi semakin bertambah dan terus bertambah.

Penutup

Demikian sekilas uraian mengenai dasar-dasar SEOPintax yang diharapkan mampu menambah wawasan kita semua. Selama tidak merugikan orang lain, penggunaan spintax sejatinya boleh dan sah-sah saja. Tinggal serahkan hasilnya ke mesin pencari sebagai wasit. Jika penggunaan spintax dianggap melanggar tentu web hasil spintax tak akan muncul di mesin pencari.

Pertanyaannya, adakah sebuah web hasil spintax yang mampu masuk halaman satu mesin pencari? Saya yakin jawabannya pasti ada.

Share:

You cannot copy content of this page